//

Sejarah Pemain yang Menentang Klubnya

Sejarah Pemain yang Menentang Klubnya

Sejarah Pemain yang Menentang Klubnya

Keinginan Manajer tim West Ham United, Slaven Bilic, agar Dimitri Payet tetap bertahan tampaknya sulit terealisasi.

Hal tersebut lantaran Payet memutuskan untuk mogok main karena keinginannya untuk dijual tidak direalisasikan oleh klubnya. Payet dikabarkan berencana kembali ke klub lamanya, Olympique de Marseille, yang baru saja kedatangan pemilik baru asal Amerika Serikat.

Bilic mengutarakan mengenai perkembangan serius itu pada konferensi pers hari Jumat (12/1/2017) jelang laga kontra Crystal Palace pada hari Sabtu (13/1/2017).

“Kami telah mengatakan tidak berniat untuk menjual pemain terbaik kami. Tetapi sayangnya, Dimitri Payet tak ingin bermain lagi bersama kami,” ujar Bilic.

Di dunia sepak bola, kasus Payet seperti ini sudah lazim terjadi. Keegoisan klub yang tak mau melepas pemainnya berujung dengan pembangkangan dari si pemain.

Berikut 5 pemain yang pernah mogok bermain:

1. Sebastien Squillaci (Sevilla)

Godaan besar yang datang dari Arsenal membuat Squillaci menolak bermain untuk Sevilla. Hal itu dia lakukan agar dia bisa memperkuat Arsenal.

Dia sebetulnya masuk di skuad Sevilla untuk tampil di Liga Champions tetapi tim kemudian mencoret namanya untuk menutupi kepindahannya ke Stadion Emirates.

“Saat pelatih memberikan pengarahan, Sebastien masuk ke dalam skuad. Lalu, saya tidak tahu apa yang terjadi dengan pelatih atau Monchi (Direktur Olahraga Sevilla). Namun, ada perubahan pada line up. Kemudian, kami tahu bahwa Sebastien menolak bermain. Saya secara pribadi cukup terkejut tetapi hal seperti ini sering terjadi dalam sepak bola,” kata rekan setim Sebastien, Julien Escude.

2. Dimitar Berbatov (Tottenham Hotspur)

Ketua tim Tottenham Hotspur, Daniel Levy, dinilai sebagai negosiator yang cukup mumpuni. Namun mengenai urusan Dimitar Berbatov, Levy menyerah saat dia mengatakan penyerang Bulgaria tersebut sudah cukup membela Lilywhites.

Cerita pembangkangan itu bermula saat Berbatov memutuskan untuk meninggalkan skuad ketika melawan Newcastle United. Pelatih Spurs, Martin Jol, saat itu berusaha merayu Berbatov untuk bermain tetapi Berba tetap bersikukuh menolak untuk tampil.

Dalam perkembangannya, Berbatov kemudian pindah ke klub Manchester United. Berseragam Setan Merah selama 3 musim, Berbatov berhasil meraih 2 gelar Premier League.

3. William Gallas (Chelsea)

Upaya Gallas untuk keluar dari Chelsea adalah mungkin hal yang sangat lucu. Pemain asal Perancis tersebut dilaporkan tidak menyukai cara manajer Jose Mourinho memperlakukan dia.

Saking inginnya untuk keluar, Gallas memberikan ancaman yang tegas apabila dia masih dimainkan. Gallas mengancam akan mencetak gol bunuh diri bila dia terus dimainkan.

Chelsea meresponsnya dengan merilis pernyataan resmi yang mengutuk sikap Gallas.

Pada tanggal 1 September 2006, Gallas ditransfer ke Arsenal dengan sebagian dari kesepakatan Ashley Cole pindah ke Chelsea.

Gallas pun akhirnya berhasil bergabung dengan Arsenal setelah menandatangani kontrak selama 4 tahun. Akan tetapi, Gallas tidak merasakan satu gelar pun bersama The Gunners. Dia pada akhirnya pindah ke Tottenham Hotspur pada 20 Agustus 2010.

4. Raheem Sterling (Liverpool)

Sterling mengalami karier yang cukup baik saat dia bergabung dengan Liverpool dari Queens Park Rangers.

Namun saat mendengar ketertarikan dari Manchester City, Sterling meminta klub untuk melepasnya.

Bahkan, manajer Liverpool Brendan Rodgers harus dipusingkan dengan sikap Sterling yang menolak untuk bermain setelah pemain muda asal Inggris mendengar kabar City menyiapkan dana sebesar 50 juta poundsterling.

Sterling pun akhirnya dilepas ke City dengan banderol 50 juta poundsterling yang menempatkan namanya menjadi pemain Inggris termahal.

5. Carlos Tevez (Manchester City)

Tevez menolak untuk membela Manchester City saat melawan Bayern Muenchen dalam ajang Liga Champions pada 27 September 2011 silam.

Pada duel yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Bayern itu, Tevez masuk dalam skuad City sebagai pemain cadangan. Menurut Pelatih Roberto Mancini, Tevez menolak ketika diminta untuk bermain. Sementara City menyelidiki kasus tersebut, Tevez diskors selama dua pekan.

Namun setelah menjalani hukuman, Tevez kembali diterima oleh pelatih Roberto Mancini.

Tags: #Carlos Tevez #Chelsea #Dimitar Berbatov #Dimitri Payet #Liverpool #Manchester City #Raheem Sterling #Sebastien Squillaci #Sevilla #Tottenham Hotspur #West Ham United #William Gallas

author
Author: 
Inter Hampir Gagal Menang, Spalletti Tetap Puji Performa Pemain
Inter Hampir Gagal Menang, Spalletti Tetap Puji Performa Pemain
Inter Milan berhasil memuncaki klasemen Liga Italia
Hasil Serie A, Inter Milan Geser Napoli di Puncak Klasemen
Hasil Serie A, Inter Milan Geser Napoli di Puncak Klasemen
Inter Milan untuk sementara naik ke puncak
Berlusconi Khawatir dengan Kondisi Keuangan AC Milan
Berlusconi Khawatir dengan Kondisi Keuangan AC Milan
Silvio Berlusconi memang sudah tidak menjabat sebagai
Bonucci Siap Serahkan Ban Kapten AC Milan kepada Pemain Lain
Bonucci Siap Serahkan Ban Kapten AC Milan kepada Pemain Lain
Bek AC Milan, Leonardo Bonucci, mendapatkan kartu
Must read×

Top