//

Kabar Duka Bagi Arema

In Berita Liga Indonesia, Berita Sepak Bola
Kabar Duka Bagi Arema

Kabar Duka Bagi Arema

Berita duka datang bagi kubu Arema FC. Kiper veteran yang merupakan kiper ketiga mereka saat ajang Torabika Soccer Championship musim lalu, Achmad Kurniawan tutup usia di sore ini.

Kondisi kesehatan AK memang terlihat sudah tak stabil sejak akhir 2016, dimana ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Ia didiagnosis oleh dokter mengidap gangguan jantung dan darah, bahkan ia dikabarkan sempat koma.

Kakak kandung dari kiper nomor satu Arema, Kurnia Meiga itu sudah dirawat di Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang, sejak tanggal 29 Desember 2016.

Pada Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu, AK yang meninggal di usia yang ke 37 tahun itu memang sempat kembali menjadi andalan Arema karena ketiadaan Meiga yang tengah membela timnas di Piala AFF. AK total mengemas 16 penampilan dan tampil sangat impresif.

Perjalanan Karier

Setelah ia menimba ilmu di Persita Tangerang Junior, AK kemudian mengawali karir profesionalnya di Persita pada tahun 2001. Ia pun membela panji Persita selama enam tahun lamanya, yakni pada 2001-2006.

Setelah bermain untuk Persita Tanggerang, kiper yang identik dengan nomor punggung 31 ini pun memutuskan untuk hijrah ke Arema Malang yang kala itu masih bernama Arema Malang.

Ia bahu membahu bersama kiper utama Kurnia Sandy, Akhirnya AK sukses membawa Arema menjuarai Copa Indonesia 2006. Performa AK di Arema pun tidak luput dari pelatih Timnas Indonesia kala itu, Ivan Kolev. AK pun dilirik untuk persiapan skuad dari Timnas Garuda menuju Piala Asia 2007.

Sayangnya, AK gagal masuk ke dalam skuad final karena ia kalah bersaing dengan kiper-kiper top seperti Markus Haris Maulana, Ferry Rotinsulu dan Jendry Pitoy. AK pun sampai di akhir hayatnya belum pernah mencatatkan penampilannya di Timnas senior Indonesia. Ia hanya mencatatkan satu caps saja di timnas U-23.

AK sendiri memutuskan untuk hengkang ke Persik Kediri pada 2008. Namun justru penampilan AK mengalami penurunan. Sang kiper lalu memutuskan pergi untuk membela Semen Padang pada musim 2009-2010. Bersama dengan Kabau Sirah, AK kembali menemukan performa terbaiknya meskipun tidak sefenomenal saat ia membela Arema ataupun Persita.

AK akhirnya kembali ke pelukan Arema pada tahun 2010. Kepulangannya ini terasa sangat istimewa. Sebab, dia bakal satu klub dengan sang adik, Kurnia Meiga. Sayangnya, keputusan ini malah menjadi bumerang baginya. AK praktis harus puas terus menjadi deputi bagi si adik dan menjadi penghangat di bangku cadangan.

Dualisme liga yang kala itu mengemuka di sepakbola Indonesia membuat AK akhirnya memutuskan untuk memperkuat Arema IPL pada 2011-2012.

Setelah melihat tak ada kejelasan, AK akhirnya memutuskan hijrah lagi ke Arema ISL di putaran ke dua. Sejak saat itu hingga akhirnya menghembsukan napas terakhirnya, AK pun masih terus loyal bersama tim kebanggaannya Aremania.

Selamat jalan AK, legenda Singo Edan!

 

Tags: #Achmad Kurniawan #Arema #IPL #ISL #Kurnia Meiga #Persita #Semen Padang #Torabika Soccer Championship

author
Author: 
Inter Hampir Gagal Menang, Spalletti Tetap Puji Performa Pemain
Inter Hampir Gagal Menang, Spalletti Tetap Puji Performa Pemain
Inter Milan berhasil memuncaki klasemen Liga Italia
Hasil Serie A, Inter Milan Geser Napoli di Puncak Klasemen
Hasil Serie A, Inter Milan Geser Napoli di Puncak Klasemen
Inter Milan untuk sementara naik ke puncak
Berlusconi Khawatir dengan Kondisi Keuangan AC Milan
Berlusconi Khawatir dengan Kondisi Keuangan AC Milan
Silvio Berlusconi memang sudah tidak menjabat sebagai
Bonucci Siap Serahkan Ban Kapten AC Milan kepada Pemain Lain
Bonucci Siap Serahkan Ban Kapten AC Milan kepada Pemain Lain
Bek AC Milan, Leonardo Bonucci, mendapatkan kartu
Must read×

Top